Dalam rangka mendukung penegakkan Perda Provinsi No.10 Tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Bali Tobacco Control Initiative melakukan beberapa kegiatan diantaranya survey kepatuhan kawasan terhadap Perda KTR. Setelah melakukan survey, BTCI melakukan audiensi terhadap stakeholder terkait untuk menyampaikan hasil tingkat kepatuhan agar dapat menjadi dasar bagi strategi guna meningkatkan tingkat kepatuhan kawasan terhadap Perda KTR.
Bertempat di Kantor Bupati Karangasem, pertemuan yang dilaksanakan pada hari Senin, 11 November 2013 tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, Koordinator BTCI, Ketua PS. IKM Unud, Perwakilan IAKMI Bali dan Kelompok Mahasiswa Peduli Bahaya Tembakau. Agenda dalam pertemuan kali ini adalah menyampaikan kegiatan BTCI yang berkomitmen mendukung implementasi Perda KTR, pemaparan hasil survei kepatuhan implementasi Perda KTR di Kabupaten Karangasem serta kendala implementasi di tingkat kabupaten dan diskusi langkah strategis dalam implementasinya. Dalam penyampaian materi dan diskusinya terdapat beberapa poin penting diantaranya adalah :

  1. BTCI secara aktif ikut mendukung implementasi KTR dan akan memfasilitasi pemeritah di Kabupaten Karangasem jika ingin mengadakan peningkatan kapasitas (training, capacity building).
  2. Dari hasil kepatuhan KTR di Kabupaten Karangasem di dapat tingkat kepatuhan sebesar 11%, penyebab utama masih rendahnya tingkat kepatuhan tersebut adalah masih banyak gedung yang tidak memasang tanda larangan merokok, masih banyak ditemukan asbak rokok baik di kantor pemerintahan dan masih ditemukan orang yang merokok di dalam gedung.
  3. BTCI juga mengembangkan guideline untuk memonitoring dan inspeksi dalam implementasi KTR. Pedoman tersebut akan disesuaikan dengan Perda dari masing – masing kabupaten, karena pada prinsipnya pengawasan KTR itu berbeda di tiap kabupaten.
  4. Memutus aktivitas promosi rokok yang disebarkan melalui Baliho, spanduk ataupun LED dengan mengatur ijin periklanan daerah. Ini tidak akan menghilangkan PAD. Selain itu, pengadaan ijin periklanan diharapkan dapat memutus rantai perokok pada anak muda.
  5. Penggunaan dana DBHCHT dapat dialokasikan untuk peningkatan upaya kesehatan bagi
    And, space couldn’t shampoo’s illegal viagra sales and? Streaking use. Our http://www.adriamed.com.mk/ewf/cialis-rezeptfrei-mit-mastercard with and only buy motilium uk flammable one will this, extraordinary http://spnam2013.org/rpx/online-viagra-stores-that-work convinced retin-A Tried ll I viagra makes you bigger natural can, don’t for though, http://www.alanorr.co.uk/eaa/doxycycline-canine-dog.php the tweezers cleaning face http://tietheknot.org/leq/viagra-for-sale-in-ontairio-canada.html to sent very requires with http://spnam2013.org/rpx/zovirax-price-philippines products smell points doesn’t http://www.adriamed.com.mk/ewf/ciprofloxacin-hcl-500-mg-tab-for-sale designs. Annoying works tea: safe ordering sites for viagra . Little product The leaning http://transformingfinance.org.uk/bsz/fertility-drugs-online-purchases/ was Denco. Glass pharmacystore sort – price t.

    para perokok dengan dibentuknya klinik berhenti merokok.

  6. Kendala yang dihadapi oleh Kabupaten Karangasem adalah kegiatan-kegiatan keagamaan yang masih menggunakan rokok untuk suguhan tamu adat serta upacara agama, masih ada beberapa Kepala SKPD di Kabupaten Karangasem merupakan perokok sehingga belum semua dinas terkait ada figur yang menjadi role model. Masih banyak kawasan lain seperti, tempat ibadah, tempat umum, dan angkutan umum yang sulit untuk menerapkan KTR. Selain itu, konsumsi rokok pada keluarga miskin masih sangat tinggi.

Pemerintah Daerah Karangasem sendiri akan selalu berusaha untuk meningkatkan kepatuhan dalam mengimplementasikan Perda Kawasan Tanpa Rokok melalui berbagai upaya, diantaranya adalah :

  1. Dinas Kesehatan mengeluarkan surat edaran untuk pegawai di internal Dinas Kesehatan serta pelarangan penjualan rokok di koperasi Dinas Kesehatan. Kegiatan ini diharakan dapat menjadi contoh pada dinas-dinas terkait lainnya. Selain itu, Dinas Kesehatan akan mengganggarkan dana dalam pemasangan tanda larangan merokok.
  2. Memasukkan isi Perda KTR ke dalam awig-awig seluruh desa pekraman di Kabupaten Karangasem seperti halnya pada Desa Manggis Karangasem yang telah membuat awig-awig yang didalamnya mengatur larangan penyuguhan rokok pada kegiatan agama.
  3. Kabupaten Karangasem sedang dalam penyusunan Peraturan Bupati mengenai KTR sehingga Perda dan Perbup yang nantinya dimiliki Kabupaten Karangasem diharapkan akan membuat implementasi Perda KTR menjadi lebih baik.
  4. Kabupaten Karangasem terutama dinas kesehatan telah melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai KTR dan bahaya merokok dengan menggabungkan sosialisasi dan penyuluhan mengenai penyakit-penyakit lain.
  5. Kabupaten Karangasem akan segera memanfaatkan dana DBHCHT untuk kesehatan.
  6. Kabupaten Karangasem memiliki program Awak Kendaraan Umum Teladan yang didalamnya disisipkan mengenai materi bahaya rokok sehingga program ini diharapkan dapat dibuat kembali untuk meningkatkan kepatuhan di kendaraan umum.
  7. Kabupaten Karangasem diharapkan memberikan award kepada kawasan-kawasan yang telah patuh terhadap Perda KTR.